Berjalan bersama sahabat mencari kebaikan.

Month: December 2023 (Page 1 of 2)

Cacat Logika: Red Herring. Kejatuhan Seorang Presiden

Red Herring. Kejatuhan Seorang Presiden. AI generated image. Credit: Craiyon.com

Red Herring. Kejatuhan Seorang Presiden. AI generated image. Credit: Craiyon.com

Red Herring muncul sebagai taktik licik dan menyesatkan yang mengalihkan perhatian dari isu utama yang ada. Berasal dari praktik penggunaan ikan yang berbau menyengat untuk menyesatkan anjing pelacak melalui bau. Cacat logika Red Herring telah meninggalkan jejak dalam sejarah manusia dengan membawa individu, masyarakat, dan bahkan negara ke jalur yang kelam.

Kekeliruan Red Herring (Ikan Herring Merah) terjadi ketika seseorang mengemukakan informasi yang tidak relevan atau argumen yang mengganggu untuk mengalihkan perhatian dari topik utama diskusi. Pengalihan ini sering kali dilakukan secara halus dan strategis, sehingga menciptakan tabir asap yang dapat menyesatkan dan membingungkan penonton.

Contoh Kekeliruan Logika Red Herring dalam Sejarah Manusia:

Skandal Watergate dan “Smoking Gun”.

Isu Utama: Skandal Watergate yang berujung pada pengunduran diri Presiden Richard Nixon.
Red Herring: Dalam upaya untuk mengalihkan perhatian, pemerintahan Nixon terkenal berusaha meremehkan keseriusan skandal tersebut dengan berfokus pada hal-hal lain, seperti rekaman “Smoking Gun” yang terkenal itu. Dengan mengubah narasinya, mereka berharap dapat mengalihkan perhatian dari isu-isu inti yang menjadi inti skandal tersebut. Di saat yang sama, Nixon juga mengalihkan perhatian publik dari kasus yag menyeretnya menjadi kasus keuangan negara.

Cerita Nixon dan Upayanya Mengalihkan Perhatian Publik

Continue reading

Cacat Logika: Non Sequitur. Jaka Sembung Bawa Golok.

Non Sequitur. Jaka Sembung Bawa Golok. Credit: DeepAI.org

Non Sequitur. Jaka Sembung Bawa Golok. Credit: DeepAI.org

Non sequitur adalah istilah Latin yang diterjemahkan menjadi “tidak mengikuti”. Dalam logika dan retorika, non sequitur adalah kekeliruan yang kesimpulannya tidak mengikuti premis atau bukti yang diberikan secara logis. Pada dasarnya, ini adalah pernyataan atau argumen yang tidak memiliki hubungan atau relevansi yang jelas dengan pernyataan atau argumen sebelumnya.

Istilah yang paling terkenal di Indonesia adalah “Jaka Sembung Bawa Golok, Nggak Nyambung, Goblok!”

Berikut beberapa contoh non sequitur dalam kehidupan sehari-hari:

Premis: “Saya mendengar bahwa belajar dengan musik klasik sebagai latar belakang dapat meningkatkan fokus dan produktivitas.”
Non sequitur: “Oleh karena itu, makan lebih banyak sayuran adalah kunci untuk mendapatkan nilai bagus dalam ujian.”

Dalam contoh ini, kesimpulan tentang makan lebih banyak sayur tidak secara logis mengikuti premis tentang belajar dengan musik klasik. Ada kekurangan hubungan antara kedua pernyataan tersebut.

Contoh lain:

Continue reading

« Older posts

© 2025 Anglurabisatya